Dirgahayu Republik Indonesia ke 67 | Rakyat Masih Banyak Yang Belum Merasakannya

Dirgahayu Republik Indonesia ke 67
Merdeka... Merdeka... Merdeka... itu yang hari ini kita rasakan pada diri kita, bebas dari tangan penjajah kolonial Belanda dan Jepang sudah kita miliki dan telah kita rasakan selama 67 tahun lamanya, tapi masih banyak masyarakat yang masih belum merasakan Kemerdekaan secara utuh, karena mereka masih bergelut dengan kemiskinan.

Dirgahayu Republik Indonesia ke 67

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta

Begitulah bunyi proklamasi yang dibacakan oleh bapak Soekarno, proklamasi tersebut adalah awal pembuka jalan Indonesia menjadi negara yang utuh dan diakui negara lainnya, walau setelah kemerdekaan masih banyak halangan yang besar seperti pemberontakan dan agresi Belanda, tapi semua itu bisa dilewati oleh bangsa ini, walau banyak pahlawan yang berguguran. Ada beberapa masalah diIndonesia yang belum terselesaikan sampai sekarang yaitu Korupsi dan Kemiskinan.

2 kata tersebut sangat tenar dan sangat berhubungan sekali, yang populer sekarang adalah wakil rakyat pada korupsi sibuk mengkayakan diri sendiri, sebaliknya rakyat kecil yang makin tergusur dan makin miskin. Pemandangan demikian masih sering kita jumpai sampai 67 tahun ini.

Di hari kemerdekaannya ke 67-nya Indonesia semakin turun pamornya, banyak masyarakat yang melupakan Kecintaannya kepada Indonesia dan lebih bangga dengan negara lain.

Kesimpulannya, Indonesia seharusnya pada hari kemerdekaanya yang ke-67 harus banyak berbenah mulai dari kepemerintahan dan masyarakatnya. Dan kita seharusnya harus ingat berapa pahlawan yang mati dimedan perang demi kemerdekaan bangsa.

Demikian sedikit dari Mas Zaid, semoga Indonesia makin indah dan masyarakat semakin sejahtera {semua golongan) pada tahun tahun berikutnya.

No comments:

Post a Comment

Komentar Anda akan dimoderasi terlebih dahulu...