Indonesia Dianggap Sebagai Pengembang Polusi Oleh Salah Satu Media Online

Nama Indonesia kembali tercoreng dimata dunia, kali ini Indonesia dianggap sebagai negara yang penduduknya lebih senang mengembangkan Polusi dari pada mengurangi pemakaian bahan bakar fosil, Perkataan tersebut tertulis atau tertera pada salah satu media online.

thetrendingnews.net menyebutkan bahwa Salah satu survei menunjukkan bahwa sebanyak 71 persen di Indonesia menyatakan bahwa polusi udara merupakan masalah lingkungan yang paling serius saat ini, sementara 45 persen dikutip pemanasan global dan 40 persen adalah yang paling dikhawatirkan yaitu tentang polusi air.

Berikut artikel dari mereka tentang bodohnya bangsa kita yang hanya menghasilkan polusi dan tidak menciptakan solusi dari penghematan bahan bakar dan pengurangan polusi di Indonesia.


Indonesian people were more concerned with regard to the fast growing risk of pollution, than the need of lessening their reliance on fossil fuel energy.

One survey showed that as many as 71 percent of respondents in Indonesia stated that air pollution was the most serious environmental problem at present, while 45 percent cited global warming and 40 percent were most concerned about water pollution.

With the eager assistance of private organizations and foreign donors, the government released huge efforts to encourage an environmental friendly lifestyle to the country, including on issues of conserving energy. However, a recent survey showed poor outcomes for the campaign of the government. Of ten people in the country, only one of every ten is known with issues associated to renewable energy.

The study, which done by GE Energy Indonesia, shows that without help, most of 350 respondents failed to recognize renewable energy sources like biomass, wind, geothermal and solar. More unexpectedly, one of every five respondents misguidedly stated oil-based fuels as renewable energy.

Widhayawan Prawiraatmaja, the company country executive, said that some respondents also make out nuclear, natural gas and coal as renewable sources of energy. Prawiraatmaja also said that for respondents who can properly distinguish sources of renewable energy, solar energy is the most known source they recognize.

In addition, the survey also showed that Indonesian people had a lower standard of understanding when it comes to renewable energy sources than to Vietnamese, Singaporeans and Malaysian. For instance, Vietnamese have more understanding with consumption of energy, compared with Indonesian.

Only 25 percent of the respondents here were capable to distinguish solar as a form of renewable source of energy, while Malaysian people, the rate reaches 59percent, Vietnamese has 58 percent and Singaporean has 55 percent of knowledge with regard to this issue.

http://thetrendingnews.net/indonesian-people-more-concerned-to-growing-pollution-than-fuel-energy-20118293.html

Pada sebuah penelitian Penduduk Indonesia disebutkan bahwa mereka adalah yang paling bodoh dalam pengetahuan akan Energi baru selain energi fosil, Indonesia masih dibawah Vietnam, Singapura dan negara tetangga kita Malaysia.

Kita seharusnya sebagai warga negara yang baik harus sadar akan energi yang kita gunakan dan apa akibat yang diperoleh dari energi yang kita gunakan. Kita sebagai WN yang baik harus mengurangi penggunaan Bahan bakar yang bisa berakibat polusi dan kerusakan alam.

Sebagai solusinya adalah back to nature atau kembali kealam kita mengurangi penggunaan bahan bakar yang berlebih kita seharusnya bisa menggunakan alat transportasi yang tidak terlalu membuat polusi atau menggunakan transportasi umum, dan juga pembuangan sampah dikali dll yang membuat polusi air yang tinggi harus ditiadakan.

No comments:

Post a Comment

Komentar Anda akan dimoderasi terlebih dahulu...